141

1363 Kata

Celia yang sejak tadi hanya menatap Adam dan Dini saling diam dan saling hening pun tertawa terkekeh. Melihat keduany sangat lucu seperti anakmuda yang sedang jatuh cinta. Keduanya saling mencintai tapi keduanya harus sadar diri untuk saling menjauh satu sama lain. "Mau sampai kapan kamu berdiam seperti ini, Din?" tanya Adam yang mulai jenuh dengan keadaan ini. Dini tetap cuek, tetap dingin. Dini tetap fokus menggoreng ayam agar tidak gosong. Padahal pikirannya ikut berkecamuk. Dini bimbang, Dini ragu. "Dini!! Kamu dengar Mas atau tidak sih?!" tanya Adam dengan nada mulai meninggi. "Dengar," jawab Dini singkat dan malas. Dini malas bedebat apalagi harus bertengkar dan beradu mulut. "Mau sampai kapan?! Kita diem-dieman begini terus? Hah!!" suara Adam semakin keras dan meninggi. Cuku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN