Wajah Dini sudah basah dengan kecupan dan ciuman sayang dari Adam. "Cara apa? aku tidak ingin jika Ibu Mita tak menyetujuinya?" lirih Dini yang tahu akan kerasanya keputusan Sang Ibu Adam. Adam mengangguk pelan. "Menikah siri. Sama seperti mendiang suamimu?" ucap Adam pelan tanpa adaras bersalah. Spontan Dini mendorong Tubuh Adam dengan sedikit kasar. Adam pun kaget dan beringsut turun dari tubuh Dini. Adam tahu, Dini pasti sedang marah. Adam duduk di sofa dan Dini berusaha bangun lalu duduk tegak dan merapikan pakaiannya yang tersingkap hingga ke bagian d**a. BH nya pun sudah terangkat ke atas walaupun masih terkait satu sama lain. Maklum benda kenyal itu sanagt di sukai Adam semenjak kejadian itu. "Ada yang salah dengan ucapan Mas, Din?" tanya Adam pelan yang merutuki kebodohannya

