Baru saja Adam mau berdiri dan akan membuat minuman teh hangat agar keduanya sedikit lebih santai dan rileks agar tidak ada ketengangan. Tangan Adam di tarik oleh Dini. Tatapan Dini semakin tajam bagai membunuh lawannya. "Aku sedang bertanya padamu, Mas!! Dan kamu main pergi gitu aja tanpa menjawab pertanyaanku?" sergah Dini yang semakin kesal memburu. "Apa yang harus Mas jawab, Din. Kalau setiap ucapan Mas tidak pernah kamu percayai, yanga da kamu kepikiran hal buruk dan malah melukai hati kamau dan perasaan kamu!! Mas itu serba salah!! Mas sendiri harus bagaimana menjelaskan tentang ini semua kepadamu," ucap adam yang tak mau kalah dan tak mau di salahakna. "Aku cemburu!! Apa aku salah!! Jika aku cemburu!!" ucap Dini setengah berteriak sambil berdiri mensejajarkan dengan Adam. Adam

