Dini tak menanggapi ucapan Fatih. Dirinya memang sudah malas untuk berkomunikasi lagi dengan Fatih. Ingin rasanya menjauh dari lelaki itu agar tak pernah lagi salah paham. Pengakuan Adam barusa saja pun, tidak lantas membuat Fatih menyerah dan mengundurkan diri sebagai pejuang cinta untuk mendapatkan Dini. "Lihat istriku juga tak menanggapimu. Jadi tidak usah merasa di atas angin!! Paham!!" ucap Adam tegas. Fatih hanya menoleh sekilas ke arah Adam dan tersenyum kecut. Lalu, berpaling lagi menatap Dini yang masih menunduk. "Rany? Kamu dengar aku? Mau pulang bersamaku? Dengan Rayyan dan Celia. Untuk apa kita berlama - lama di sini. Toh acara pernikahannya juga sudah di batalkan.Penghuluny pun sudah pergi sejak tadi. Pulang bersamaku? Aku antar sampai kamar apartemenmu," ucap Fati lembut

