Pagi itu Celia menceritakan semuanya kepada Dini. Keadaan kedua kafe dan restauran milik Adam yang selama ini di kelolanya sendiri. Dini, Celia, Fathan dan Fatih serta Rayyan berada dalam satu meja bersama untuk menikmati sarapan pagi. Mereka memilih salah satu tempat akan yang nyaman yang ada di sekitar taman itu. Menu sarapan Dini pagi itu memilih kupat sayur dengan satu butir telur rebus. Berbeda dengan Fatih dan Rayyan yang lebih memilih bubur ayam khas jakata dengan sate telur puyuh da ampela ati sebagai cemilannya. Celia dan Fathan memiliki selera makan yang sama. Pagi - pagi mereka lebih memilih soto madura lengkap dengan nasi putih dan emping sebagai pemanis. "Ini lho Fatih. Celia itu sahabat aku sewaktu kerja di Kafenya Mas Adam," ucap Dini pelan memperkenalkan Celia dan Fatha

