BAB 48

1282 Kata

Meski berat hati, akhirnya Sekar bisa menerima kenyataan kalau dia memang harus mengikuti kemana pun suaminya pergi. Meninggalkan Si Mbok-nya ditemani Minten yang sudah betah ikut bersama Garsih. Dua hari menjelang keberangkatan mereka, terjadi sesuatu yang menggemparkan di keluarga Sundari. Pamungkas pulang dan membawa berita yang sangat mengejutkan. Mandala yang saat itu sedang merapikan barang-barangnya ditemani Sahil dan Roro Ratri, terbelalak kaget saat melihat Pamungkas menyelonong masuk tanpa permisi. Pemuda itu terlihat kusut, dengan tubuh makin kurus dari terakhir dia terlihat. “Mas, kamu dari mana saja? Berhari-hari ndak pulang,” tanya Roro Ratri kuatir. Pamungkas mengangkat tangan lalu berucap serak. “Aku lapar.” “Baiklah, aku suruh Bi Sum membuatkan kamu makanan.” Tanpa bi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN