Aira malah merasa tidak enak sendiri. Tadi di kamar tidur sudah bersih. Di ruang tengah dan ruang tamu juga sudah bersih. Zidan malah sedang memasak. Aira ingin melihat bagian samping tempat untuk mencuci baju tetapi ia semakin tercengang melihat cucian sudah tidak ada di keranjang kotor dan malah sudah berjajar rapi di jemuran. Zidan ini suami atau malaikat sih? Kenapa begitu baik sekali. Aira malah semakin merasa bersalah dengan situasi yang seperti ini. Bayangkan saja, ia malah memakai cincin tunangan dnegan Raka dan sama sekali tidak memakai cincin pernikahan pemberian Zidan. Sempat Aira pakai, namun ia lepas lagi dan sampai sekarang hanya menjadi penunggu kotak musik perhiasan yang ia bawa dari rumah. Aira menatap tanah lapang yang luas di bagian belakang. Rumah kayu ini terletak

