bc

Service Terlarang Sang Sekretaris

book_age18+
169
IKUTI
1.0K
BACA
dark
love-triangle
friends to lovers
boss
heir/heiress
blue collar
drama
bxg
office/work place
childhood crush
assistant
like
intro-logo
Uraian

(Perhatian Novel ini khusus dewasa, mengandung banyak adegan 21+, bagi yang di bawah umur, mohon kebijaksanaannya)Dania terjebak dimalam-malam penuh gairah bersama sang atasan yang juga merupakan pacar sahabatnya. Awalnya dia enggan melakukan permintaan sahabatnya ini, apalagi perasaannya pada sang atasan sudah lama ada sebelum atasannya dan sahabatnya berpacaran. Dania masih punya hati nurani. Namun wajah sedih Roger atasannya, dan rahasia kejam sahabatnya yang mulai terkuak sedikit demi sedikit, membuat Dania menyimpan sakit hati dan memulai agenda terlarangnya. Demi membalaskan dendamnya pada sahabatnya itu, dia berusaha menjerat hati atasannya, bertekad merebut apa yang seharusnya menjadi miliknya sejak awal.

chap-preview
Pratinjau gratis
Hasrat Yang Membingungkan (21+)
Dania sudah membuka seluruh kancing kemejanya dan membuka pengait pelindung bukitnya yang bisa dibuka dari depan, membiarkan pakaian itu merosot jatuh, menyisakan pelindung bukitnya di kedua sisi bahunya. Tanpa pelindung selembar benang pun, dia berdiri di sana dengan d**a yang naik-turun menahan debar, memperlihatkan dengan penuh kedua bukit kembar miliknya yang selama ini dia sembunyikan dari siapapun. Ya ini adalah kali pertamanya. Di bawah temaram cahaya lampu ruangan kantor itu, siluet tubuhnya tampak begitu rapuh sekaligus anggun, seperti patung yang baru saja disingkap dari kain penutupnya. Roger menahan napas saat pakaian wanita itu tersingkap. Baginya, pemandangan di depannya bukanlah tentang gairah semata, melainkan tentang keindahan lekuk tubuh yang begitu murni, yang membuatnya terpana. Roger duduk mematung, menunggu apa yang akan dilakukan Dania, meskipun tubuhnya diam, ada bagian dirinya di bawah sana yang bertumbuh, seiring gerakan Dania yang mulai maju menghampirinya. Dania berjalan dengan percaya diri, membusungkan ke depan kedua bukit miliknya, memastikan Roger melihatnya dengan jelas. “Pak saya harap ini adalah kopi s**u terenak yang bisa Bapak rasakan” Dengan senyuman yang gugup tapi mantap, Dania menghampiri Roger yang duduk di depan meja kerjanya, mendorong kursinya agar mundur perlahan. Sengaja Ia menunduk dan menempelkan dua aset kembarnya itu ke wajah Roger saat memundurkan kursinya, hingga Ia bisa merasakan hembusan nafas Roger yang memburu di belahan asetnya itu. Setelah kursi itu mundur, Dania mengambil alih tempat di depan Roger, kini Dania berdiri diantara meja kerjanya dan Roger yang duduk menelan ludahnya, melihat tubuh polos bagian atas wanita di depannya yang sengaja dicondongkan ke depan, sambil memainkannya, menggesek kedua bukit kembar itu dan meremasnya di hadapan Roger. Dania berbalik mengambil kopi Roger yang sudah menghangat, sambil sedikit menundukkan tubuhnya, Dania mencelupkan kedua aset kembarnya perlahan satu persatu kedalam kopinya, membiarkan keduanya basah dipenuhi oleh kopi Sambil menggigit bibirnya Dania mendekati Roger, menaikkan roknya tinggi-tinggi agar bisa duduk diatas kedua kaki Roger dan menghadapnya. Karena roknya terlalu ketat maka iya membuka ret sleting belakang roknya agar bisa diangkat lebih tinggi dan duduk diatasnya Roger hanya terdiam gugup melihat semua yang dilakukan Dania sambil memperhatikan tubuh Dania dengan seksama “Pak ini ayok silakan dinikmati dulu kopsunya, semoga sesuai selera Bapak” Dania memegang kepala Roger dengan kedua tangannya, menuntun wajah Roger menghadap langsung di depan kedua bukit kembarnya yang sudah dipenuhi oleh kopi yang mulai menetes, menciptakan kopsu versinya sendiri Roger tertegun tidak menyangka kopsu yang dimaksud oleh Dania adalah perpaduan kopi favoritnya dengan kedua bukit milik Dania Roger yang tergoda dengan pemandangan didepannya, perpaduan antara keindahan tubuh dan wajah yang menggoda membuat Roger kehilangan akal sehatnya. Dengan perlahan dia mulai menyesap kopsu milik Dania, satu persatu dari kiri ke kanan. Roger mulai meremas keduanya, semakin lama semakin liar hidung dan indra pengecapnya menikmati kedua aset kembar milik Dania itu “Ah..” Dania mendesah berkali-kali merasakan sensasi sengatan listrik dari jari jemari, indra penciuman dan indra pengecap lelaki di hadapannya ini yang seolah-olah kehausan seakan-akan tidak pernah minum dalam hidupnya. Makin lama makin liar gerakannya. “Ah..Pelan-pelan Pak Kopsumu tidak akan ke mana-mana” Dania merasakan gerakan yang semakin liar dan rakus, seiring dengan itu, dia merasakan sesuatu yang keras dan bertumbuh di bawah sana milik bosnya yang mulai merangsang sesuatu dalam dirinya, Dania mulai merasa sesuatu yang basah miliknya di bawah sana Roger menikmati setiap inchi aset kembar itu dan jatuh dalam buaian kenikmatan yang belum pernah ia rasakan. Dia akui milik Dania ini sangat ranum, kokoh, lembut dan memabukkan” “Ahhh Pak bagaimana kopsunya apakah sesuai selera bapak?” Dania berbisik manja di telinga Roger “Ahh Dania kau membuatku gila, apa ini?, tidak pernah kurasakan sensasi yang lseperti ini. ini.. ini sangat nikmat” Roger berkata sambil terus menikmati kedua aset kembar Dania, dia tidak ingin menyia-nyiakan waktu yang ada. Dania tersenyum, perasaannya campur aduk, entah apa yang membuat dirinya seperti ini. Dania sedang mempersiapkan diri ke tahap selanjutnya, entah keberanian apa yang muncul hingga dia mau melakukan ini, demi membalas budi dan demi melakukan keinginan sahabatnya yang adalah pacar bosnya ini, suatu permintaan yang tidak masuk akal, awal dari semua ini…

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Unscentable

read
2.0M
bc

He's an Alpha: She doesn't Care

read
777.2K
bc

Claimed by the Biker Giant

read
2.0M
bc

Holiday Hockey Tale: The Icebreaker's Impasse

read
998.5K
bc

A Warrior's Second Chance

read
370.3K
bc

Not just, the Beta

read
354.8K
bc

The Broken Wolf

read
1.2M

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook