87

1491 Kata

Waktu bergulir begitu cepat. Segala urusan sowan ke rumah Eyang di Malang dan Batu telah tuntas terlaksana dengan restu penuh yang menghangatkan hati. Kini, tiga hari menjelang hari H pernikahan, ketenangan di kediaman Aryadinata resmi menguap, digantikan oleh keriwehan massal yang entah kenapa membuat orang-orang kelimpungan kesana-kemari tapi, bahagia. Meskipun acara akad nikah dan resepsi megah akan digelar di salah satu hotel bintang lima di Surabaya atas mandat penuh keluarga Dirgantara, adat orang Jawa Timur tidak bisa diganggu gugat. Acara *selametan* dan *doa bersama* pra-nikah tetap wajib diadakan di rumah. Sejak pagi buta, pelataran hingga dapur belakang rumah besar Aryadinata sudah dikuasai oleh pasukan *rewang*—yang tidak lain adalah ibu-ibu tetangga kompleks perumahan. Suara

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN