Entah skenario dari mana atau mungkin ini adalah "plot twist" yang sengaja disusun oleh Reksa dan Dira, Lintang mendapati dirinya sudah terduduk kaku di kursi penumpang SUV mewah milik Dewa. Linggar, sang biang kerok keributan tadi, justru sudah tumbang. Bocah itu tertidur pulas di kursi belakang dengan mulut sedikit terbuka dan tangan yang masih memeluk erat plastik sisa gula kapasnya. Di luar jendela, Lintang sempat melihat mobil Honda Brio milik Dira melesat menjauh, dengan Reksa yang melambai usil dari kaca jendela sementara Dira tertawa penuh kemenangan. "Kebetulan macam apa ini?" gumam Lintang sangat pelan, nyaris tak terdengar di antara deru halus mesin mobil yang sangat senyap. Suasana di dalam kabin mobil yang beraroma kayu cendana dan kulit premium itu terasa sangat berbeda de

