BAB 51

870 Kata

Mata Celina mulai basah dan pening mendera kepalanya. “Sebaiknya kau mengambil cuti beberapa hari hingga kondisimu pulih. Kau perlu istirahat.” Julien merangkul pundak gadis itu sambil berjalan menuju apartemennya. “Jangan khawatir, aku baik-baik saja.” “Tapi kau tidak tampak begitu, Celina,” kejar Julien khawatir. Ia tak percaya Celina bisa benar-benar keras kepala. Mereka sudah membahas hal ini di mobil, namun gadis itu tetap memutuskan untuk mengajar besok. “Aku akan baik-baik saja besok,” kata Celina ringan, lalu beralih ke pria bermantel krem yang berdiri di depan pintu kamarnya. “Siapa pemuda itu?” Julien ikut memperhatikan penampilan pemuda berambut hitam di depan mereka. “Olivier?” panggil Celina pelan dan tidak yakin. Laki-laki itu menengok, terlihat senang. “Hai, Celina!”

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN