BAB 45

1295 Kata

Sepulang mengajar Celina mampir ke Patisserie Stohrer, toko kue di rue Montorgueil. Setelah memilih beberapa kue manis seperti eclair clan croissant, ia menemukan kue berbentuk unik di etalase. Bentuknya mirip kotak musiknya yang seperti peti harta karun. “Pendatang?” sapa ramah karyawan paruh baya di seberang Celina. Celina mengangguk sambil tersenyum kepadanya, lalu menuniuk kue unik tadi. “Aku mau dua. Bisakah kau membungkuskannya untukku?” “Ah, a prima vista.” Karyawan itu tersenyum, sigap mengambil kue yang diminta Celina. “A prima vista?” ulang Celina mengernyit tidak mengerti. “Ya, 'pandangan pertama’ dalam bahasa Latin.” Pria itu melebarkan senyumnya. “Kue ini terbuat dari bahan dasar rum, mousse dark chocolate, dan sedikit vanila.” “Dari mana kau mendapatkan nama untuk kue i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN