Wedding Gift

1421 Kata

“Kok diem aja?” suara bas yang terdengar dari samping Aura membuat perempuan itu menoleh. “Hn?” Aura mengangkat kedua alisnya menatap pria yang sudah mengembalikan perhatian pada jalan di depannya. Setelah menyetujui kesepakatan yang ditawarkan oleh keluarga Jordan di kantor tuan Alfons, Rendra membawa Aura cepat-cepat pergi dari tempat itu. Grandma dan grandpa telah menunggu mereka di sebuah Restoran untuk makan siang. Sebelumnya sepasang kakek dan nenek itu sudah mengetahui berita mengenai keputusan Aura tersebut dan mereka menghargainya. Sama halnya dengan kedua orang tua Aura, walau mereka sempat menentang terutama sang papi tapi akhirnya dengan pengertian yang disampikan Aura, kedua orang tuanya mau memahami. Padahal Rendra sering berkomunikasi dengan papi Edward tentang m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN