Bullying

897 Kata

“Alvin!” Alvin menoleh ketika mendengar Aura memanggil lalu menghentikan langkahnya. “Ya?” tanyanya seraya membalikan tubuh sempurna menghadap Aura. “Aku belum mengucapkan terimakasih!” Alvin terkekeh. “It's Oke, Aura!” “Bukan hanya yang tadi tapi untuk yang di rumahmu juga! Kalau tidak ada kamu, mungkin aku....” Aura menunduk dengan tangan saling meremat tidak mampu melanjutkan kalimatnya. Kali ini Alvin menghembuskan nafas merasa prihatin, satu tangannya terangkat memegang pundak Aura. “Aku yang minta maaf soal itu, kamu tidak apa-apa,kan?” Alvin bertanya dengan kedua alis terangkat. Aura tersenyum samar kemudian mengangguk lantas menoleh saat Maria merangkul pundaknya. “Ayo kita ke kantin,” ajak Maria sok akrab. Aura mengangguk kemudian pamit kepada Alvin. Selama

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN