"Ayu?" batin Evelyn. Mendengar sang mertua menyebut nama itu sungguh membuat Evelyn seketika terpaku. Ayu adalah nama yang memang tak pernah ia dengar sebelumnya. Karena memang tidak ada yang memberitahukan perihal ini padanya, termasuk Rayyan. Kenapa tiba-tiba sekali—batinnya. Rasa penasaran yang mendalam membuatnya menajamkan pendengaran. Suasana ruangan yang semula terasa hangat kini berubah dingin. "Salam kenal semuanya, saya Ayu ...." Bukan hanya wajahnya saja yang mampu membuat orang berpaling, bahkan suaranya yang lembut membuat Evelyn semakin merasa rendah diri. Semua mata kini tertuju pada sosok gadis muda berpenampilan sederhana namun menawan itu. Rambut hitamnya yang panjang tergerai rapi, dipadukan dengan kebaya sederhana berwarna pastel. Gadis itu terlihat anggun dan penuh

