66. Perkara Jodoh

2000 Kata

Radian memandangi sosok putrinya yang tengah duduk sendirian di lapangan rumput area peternakan miliknya. Dari cara duduknya yang terlihat sedih, Radian tahu kalau putrinya tengah gundah. Hati-hati Radian mendekati Mia lalu ikut duduk di rumput seperti yang putrinya lakukan.  “Sayang ….” Radia mengulurkan lengannya ke samping untuk merangkul bahu Mia. Mia menoleh ke samping ketika menyadari kehadirannya ayahnya. Merasakan rangkulan hangat ayahnya, Mia langsung menyandarkan kepala di bahu Radian. “Papa abis dari mana?” “Tadi Papa ke Bandung, ada ketemuan sama calon customer.”  “Mau ambil s**u dari sini?” “Iya. Mereka mau buka kafe yang khusus menjual aneka puding, salah satu bahan utamanya ya s**u segar.” Mia manggut-manggut paham. Selain memproduksi aneka olahan s**u, peternakan mere

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN