“Kamu kenapa ke sini?” Mia langsung terkejut ketika membuka pintu apartemen dan melihat Lio tersenyum manis ke arahnya. Saat ini hari masih sangat pagi dan mereka tidak ada janji untuk bertemu atau pun proyek bersama. Sekadar menjemput untuk mengantar Mia bekerja pun tidak, karena gadis itu sedang meliburkan diri. Senyum Lio bertambah lebar saja. “Mau ketemu kamu.” Setelah menjawab demikian, Lio langsung melangkah masuk dengan santainya. Sementara sang pemilik apartemen hanya bisa mengikuti dengan terbingung-bingung. “Aku udah bilang kan ya kalau hari ini aku mau pulang ke Ciwidey?” ujar Mia tidak enak hati. Jangan-jangan Lio lupa dan punya rencana lain untuk mengajaknya menghabiskan waktu bersama. “Udah.” Lio langsung mengangguk santai. “Makanya aku ke sini mau nemuin kamu dulu sebelu