Extra Part. Mirza - Yumi

2155 Kata

“Mirza!!!” Suara jerit itu kembali menggema meski malam sudah larut. Pukul dua. Di ruang kerjanya, Mirza mencebik jengkel. Mengacak rambutnya sejenak, menepikan selimut saat tadinya dia berbaring di bawah kolong meja di ruang kerjanya. “Mirza!!!” Mirza menghela napas gusar. Detik berikutnya, senyum terukir di bibirnya dengan terpaksa. Dia bangkit dengan nada malas. “Baru juga tidur setengah jam.” Pria tampan berkulit putih itu melangkah terburu ke dalam kamar tepat di samping ruang kerja itu. Segera dia masuk dan naik ke ranjang tidur sang istri. Yumi. Wanita itu cemberut karena tak mendapati suaminya berada di samping. Perutnya sudah membesar. Tentu lebih membuncit karena dia mengandung bayi kembar. Bulan ini telah menginjak usia kandungan 25 minggu. “Kenapa lagi, Sayang?” tanya Mirz

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN