Sepasang suami istri ini menatap dengan sinar interogasi. Mirza tak ada pilihan lain selain menuruti, membuka cerita hal yang memalukan pada adik dan iparnya ini. “Itu Yumi minta main terus. Terakhir kali dua minggu lalu, mainnya serem amat. Gue takut,” kata Mirza, menunduk. Tasya tertawa kecil. Marcel hanya geleng kepala. Hapal sekali dirinya bahwa Mirza selalu kalah dengan Yumi di atas ranjang. “Trus, apa?” lanjut Marcel. “Ya gue nolak terus. Dua minggu ini gue udah pake alasan macem-macem, deh, buat nolak.” “Masalahnya di mana, sih, Za? Walaupun Yumi hamil, masih bisa berhubungan, loh. Asal main aman dan tau batas-batasnya biar si istri nggak kesakitan,” lanjut Tasya. Mirza mendecak kesal. Digaruknya terus kepalanya karena mereka tak mengerti apa yang dia pikirkan. Susah sekali me