Galaxy sempat mematung di tempatnya. Tapi tak berlangsung lama karena Ara langsung menyadarkannya. "Jangan bengong dulu, kita harus cari Arion sekarang. Kalau sampai telat, Arion tak akan bisa sembuh kembali." Galaxy mengangguk, dia mengambil ponselnya menghubungi anak buahnya untuk segera melacak keberadaan Arion. Sementara Ara berusaha menenangkan Kirei yang sudah menangis sejak tadi. "Rei, tenang. Kita bakal bawa Arion pulang." Teman mereka tadi yang membantu Kirei sebenarnya bingung, apalagi melihat Ara yang baru datang disana. "Kamu temannya Kirei?" "Aku Ara. Dan tolong kejadian ini jangan sampai ada orang lain yang tahu." Orang yang membantu Kirei mengangguk, meskipun dia syok jika orang yang ada di depannya ini adalah Ara yang selama ini berpenampilan polos dan lugu.

