Galaxy terus memeluk tubuh Ara dan tak mau melepaskannya. "Chiro, kamu mau bunuh aku ya? Ini sesak sekali." Ara berusaha mendorong tubuh Galaxy tapi Galaxy malah mengeratkan pelukannya pada Ara. "Sachi diam lah, kalau kamu banyak gerak nanti lukanya ke buka lagi." Ara akhirnya menurut. Dia tak lagi protes tentang apa yang di lakukan oleh Galaxy kepadanya. Tapi beberapa saat kemudian terdengar bunyi keroncongan dari perut Ara. Galaxy terkekeh, dia mencium puncak kepala Ara lalu melepaskan pelukannya pada Ara. "Lapar? Kok diam aja dari tadi?" Ara cemberut, dia ingin sekali memukul Galaxy jika keadaanya tak seperti sekarang. "Kamu peluk aku nggak mau lepas, gimana caranya aku bisa bilang kalau aku lapar?" protes Ara kesal. Cup.... Galaxy mencium bibir Ara sekilas, yang m

