Tisha melangkah keluar dengan suasana hati yang begitu riang. Gadis itu seolah mendapatkan sebuah kelegaan dalam masalah yang sedang ia hadapi. Tidak berat memang, namun jika hal itu menyangkut tentang perasaan maka jatuhnya malah rumit. Setelah menceritakan semuanya pada Rendra dan mendapatkan sebuah solusi yang begitu tepat, Tisha kini yakin untuk melangkah ke depannya akan bagaimana. Alih-alih menghubungi Kristan atau sopir pribadinya untuk menjemput, Tisha malah memilih untuk berjalan menuju halte bis yang tidak jauh dari café milik rendra. Gadis ini memang dengan sengaja ingin menjajal keseruannya naik bis yang berdempetan dengan penumpang lain. hal yag sudah lama sekali tidak ia jajal kembali. Di saat menunggu bis yang datang, Tisha megeluarkan ponsel miliknya dari dalam tas. Ia