Empat Puluh

1357 Kata

"Aida! Waktunya makan malam nak!" Aida mengulet saat ia mendengar teriakan dari ibunya itu. Setelah selesai membereskan oleh-oleh dengan keluarganya ia jatuh tertidur di sofa, yang membuat Jordan membopong badan untuk di pindahkan di kamar adiknya itu.  Aida mengucek matanya, ia menolehkan kepala ke samping melihat jam yang berada di nakasnya. Ia bangun dari tidurnya, menurunkan kakinya ke lantai.  Dengan mata masih setengah terpejam, ia berjalan kearah kamar mandi untuk mencuci mukanya.  Aida menggantung kembali handuk kecil yang tadi ia pakai setelah membasuh muka, merapihkan rambutnya sedikit.  Aida berjalan ke luar kamar, menuju ruang makan yang berada di lantai satu rumahnya. Di sana sudah ada orang tua juga kakak laki-lakinya.  "Akhirnya princess kita bangun juga." ucap Jordan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN