Hae Mi juga Lim segera menuju ruangan tempat Ian di rawat setelah sadar dari masa kritisnya. Dengan pelan Hae Mi membuka pintu itu, wajahnya tersenyum lembut saat mendapati putranya sedang tertidur. Sudah tidak ada lagi alat yang atau kabel medis lagi yang terpasang di tubuh Ian. Hanya ada infus juga kantung darah yang terpasang. Hae Mi juga Lim memasuki ruangan itu perlahan, mereka berdiri berdampingan di sebelah kasur Ian. Dengan perlahan Hae Mi mengulurkan tangannya untuk mengelus rambut Ian, wanita itu segera menarik tangannya saat melihat Ian terbangun. Senyum canggung terlihat di kedua wajah orang tuanya. Mereka bertiga saling terdiam canggung. Lim berdeham memecahkan kesunyian yang mereka ciptakan. "Bagaimana... Keadaan mu?" Tanyanya canggung. Ian mengangguk singkat. "Suda

