Fajar mulai naik dan menyinari bumi dengan sinarnya. Ayam sudah berkokok sejak subuh tadi. Keluarga Gugun pagi ini bangun kesiangan, Gugun bersama Widia bahkan merasa seperti minum obat tidur hingga membuatnya tak terbangun di tengah malam. Bibi sudah sibuk di dapur menyiapkan sarapan pagi untuk keluarga Gugun. Widia melangkah menuju dapur namun langkahnya terhenti saat melihat anak gadisnya belum ada di tempat duduknya. Ia langsung melirik jam dinding dan sudah hampir pukul tujuh pagi tapi Tari belum juga turun, padahal hari ini adalah hari sekolah. "Bibi!" "Iya, Nyonya." "Tari mana? Kok belum juga turun?" "Bibi sejak pagi tadi sudah mengetuk pintu kamar Non Tari, tapi tak ada jawaban, Nyonya. Bibi pikir, Non Tari sedang mandi tapi kok Bibi baru sadar sampai sekarang belum turun." "

