Pergi

2317 Kata

Noel menatap ke segala arah, mengatur strategi terlebih dahulu agar jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan mereka akan baik-baik saja karena sudah menghindar. Sosok menyeramkan itu semakin menunjukkan aslinya, tubuhnya tinggi besar, bertanduk, mata merah dan gigi taring. Seketika, Tata merasa merinding sendiri melihatnya sebab ia sedang berada bukan di daerah tempat tinggalnya. "Ta, hati-hati, ya," ucap Noel mengingatkan. Tata menatapnya dan mengangguk. "Hei, manusia! Sedang apa kalian disana? Dan ada tujuan apa datang kemarin?" "Ya! Ini adalah tempat terlarang! Bukan tempat untuk bermain! Kembali saja pada duniamu sana!! Dan jangan menginjakkan kaki lagi disini!!" "Kami ingin menuju ke bawah kaki gunung." Kedua sosok itu saling menatap, kedua matanya seakan menyampaikan sesuatu.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN