Ibu Jumi dan Pak Hendra diminta untuk datang agar melihat keadaan Pita. Awalnya mereka bingung, kenapa tiba-tiba disuruh kerumah besar tersebut. Tanpa pikir panjang, mereka langsung bergegas ke rumah Ara. Bibi menyambut mereka dengan wajah yang sendu dan mempersilahkan mereka untuk masuk menuju ruang keluarga. Pita direbahkan di sofa panjang dan sedang di periksa oleh Dokter keluarga. Ibu Jumi terkejut melihat ada memar di beberapa tubuhnya, namun tetap menahan diri agar tidak bertanya dulu. Ia melihat keadaan sedang sangat tegang sekali. "Sepertinya kalian harus segera membawa Ara ke Kyai atau Ustadz agar bisa ditangani. Aku takut nantinya semakin banyak korban," ucap Dokter Widodo. "Kami sudah minta tolong sama Pak Yusup, Do," jawab Papi Alan. "Tapi, lihat dong sampai sekarang belum

