Siapa

1346 Kata

Pita masuk ke dalam kamar bersama Bibi, naik ke atas ranjang dan merebahkan tubuhnya di samping Ara. Ia memeluk erat gadis tak berdaya itu, bulir kristal jatuh satu persatu mulai membasahi wajahnya. Ia menangis tapi dalam diam namun air mata keluar deras sekali. Bibi menatap nanar kedua gadis itu, sedih melihat anak majikannya seperti itu. "Ra, kamu kenapa?" tanya Pita dengan suara bergetar. "Ra, kamu sakit ya? Mana yang sakit? Bilang sama Pita, nanti Pita sembuhin." "Ra, semangat ya. Pita akan selalu bersama Ara dalam keadaan apapun itu. Pita sayang banget sama Ara. Rasa sayang ini sama seperti rasa sayang Tata pada Ara." "Ra, Pita harus melakukan apa sekarang? Satu sisi, Pita sedih dan terluka melihat keadaanmu seperti ini, sisi lainnya ingin menceritakan semua yang sedang kamu rasak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN