Terluka

1742 Kata

Noel sengaja tak menjawab telepon dari Tata, ia tahu betul pasti gadisnya itu merasakan apa yang dirasakan oleh sahabatnya. Lagi pula, ia sudah terlanjur janji pada Ara untuk tak memberi Tata terlebih dahulu mengenai kondisinya yang tidak baik-baik saja itu. Setelah mengatasi masalah Ara dari jarak jauh, ia kembali duduk bersila dan dzikir. Entah itu gambaran dari mana, yang jelas ia melihat ada seseorang yang terkurung dalam satu tempat. Jauh sekali dari jangkauan orang-orang, gelap, sepi, sunyi dan senyap. Seseorang itu duduk meringkuk di atas lantai yang sangat dingin. Terdengar suara tangisan yang memilukan dan menyayat hati, ada sebuah rasa yang tidak bisa dijelaskan oleh kata-kata dari tangisannya itu. Merasa penasaran dengan sosok itu, ia melangkah maju perlahan sambil memastikan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN