Hari pertama, pelet itu berhasil membuat Andri seperti kehilangan akal. Di dalam pikirannya hanya ada bayangan Tari. Selama jam pelajaran berlangsung, ia tak fokus dan hanya terpikir oleh Tari saja. Sampai-sampai beberapa temannya menahan tawa karena beberapa kali Andri melamun sampai ditegur oleh guru. Ara dan Pita saling menatap satu sama lainnya, mereka berdua bingung dengan tingkah Andri. Ara menatap curiga kekasihnya itu, Andri yang diperhatikan oleh Ara merasa tak enak hati. Pikirannya seakan bercabang, memikirkan dua gadis itu. Satu pikiran ia memikirkan perasaan tak enaknya pada Ara dan pikiran lainnya ia merasa menggebu-gebu saat bertemu dengan Tari. Pikiran tak biasa itu berlangsung hingga jam pulang sekolah. Andri memilih pulang duluan dengan alasan ada keperluan penting. Ara

