Part 55 Nura's POV

962 Kata

Nura's POV Ucapannya kali ini makin membuatku tercekat. Pikiranku langsung traveling ke beberapa kemungkinan. Seperti yang terjadi dalam beberapa cerita online yang k****a di sela waktu luangku. Aku harus menebusnya dengan urusan ranjang. "Kalau kamu mau dengan pemberianku, besok ikut saya keluar kota selama dua hari." Aku masih terdiam sejenak kemudian kembali berkata, "Orang-orang kantor akan mencurigai saya, Pak." "Besok pagi kamu bisa izin tidak masuk kerja dengan alasan menunggu ibumu yang sakit. Nanti akan saya jemput di rumahmu jam delapan pagi." Tanpa berpikir lagi aku mengangguk. Otak kotorku tidak bisa berpikir panjang. Selain mendapatkan kemudahan dengan cara apapun. Apalagi ditambah dengan kekalutan pikiran karena memikirkan Ilham. Pak Rony juga bukan pria yang buruk rup

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN