Arka, dan Dara tiba di lantai atas, Arka membawa Dara memasuki kamarnya. Dara mengedarkan tatapannya. Kamar Arka di d******i warna hitam, dan putih. Ranjang, lemari, meja, sofa, semua berwarna hitam. Sedang cat kamar berwana putih. "Ini kamar pria jomblo. Karena sekarang aku punya istri, kuserahkan padamu untuk mengaturnya. Kamu boleh mengganti apapun yang ada di kamar ini. Asal jangan mengganti pemiliknya saja," Arka memeluk perut Dara yang berdiri di dekat jendela. Dilepas jilbab istrinya, diletakan di atas meja dekat ranjang. "Sudah berapa orang wanita yang pernah Paman bawa ke sini?" "Kok pertanyaannya begitu?" "Usia Paman sudah banyak, tidak mungkinkan kalau belum pernah pacaran?" Dara memutar tubuhnya, wajahnya mendongak menatap Arka. "Iya, aku memang tua. Tapi, bukan berarti

