Part 29

1503 Kata

Hap Hafiz memeluk istrinya dari belakang. Seketika aroma bunga tercium di hidungnya karena Syifa baru selesai mandi. “Harum banget sih!” Syifa tersenyum kecil mendengarnya. “Kan Syifa baru selesai mandi, Kak.” “Hmm.. saya belum mandi.” “Mandi dulu, gih! Makan sore sudah hampir selesai.” Hafiz mengangguk. “Yaudah. Saya mandi dulu, tapi makannya tungguin saya, ya!” “Iya, Kak.” Syifa terkekeh kecil. Hafiz takut sekali ia meninggalkannya, padahal hanya untuk urusan makan. Cup “Eh,” Hafiz meninggalkan ciuman kecil di pipi istrinya sebelum pergi. Ia tersenyum kecil lalu melangkah pergi meninggalkan Syifa. “Saya mandi dulu!” Syifa geleng-geleng kepala melihat sikap suaminya. Hampir setiap hari sikap Hafiz penuh kejutan. Laki-laki itu memiliki seribu rencana untuk menghangatkan su

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN