“Cantik banget! Istri siapa sih ini?” Hafiz menggoda istrinya yang sedang memperbaiki hijabnya. Ia menatap istrinya dari pantulan kaca yang ada di hadapannya. Hafiz bisa melihat dengan jelas wajah cantik Syifa. Rasanya ia tidak rela kecantikan istrinya dinikmati laki-laki lain di luar sana. Ingin rasanya Hafiz mengurung Syifa di dalam kamar seharian penuh. “Istri Kak Hafiz!” Hafiz tersenyum mendengar jawaban istrinya. Hafiz memeluk Syifa dari belakang. Ia menumpukan dagunya di bahu sang istri dengan mesra. Apa istrinya itu menyadari jika dia sangat cantik? “Kenapa, Kak?” tanya Syifa karena ia merasa heran dengan tatapan suaminya. “Kamu itu cantik banget tahu nggak!” Syifa menautkan kedua alisnya. Ia menahan senyum mendengar perkataan Hafiz yang tiba-tiba. “Apasih, Kak?! Jangan be

