Tiga minggu kemudian “Ya Allah, kenapa pusing sekali kepalaku?” gumam Syifa sembari memegangi kepalanya yang terasa pusing. “Lebih baik aku cari tempat duduk untuk istirahat sebentar.” Syifa merasakan pusing sejak masuk kelas pertama. Awalnya ia masih bisa menahan, tapi lama-kelamaan ia tidak sanggup. Rasanya semakin pusing, bahkan saat ini perutnya terasa mual. “Huek..” Syifa menutup mulutnya karena mual. “Ya Allah, aku kenapa?” ucapnya dalam hati Syifa duduk di sebuah kursi sembari memegangi kepalanya yang masih terasa pusing. Tidak seperti biasanya ia mengalami hal seperti ini. Padahal saat berangkat dirinya masih baik-baik saja. “Nggak mungkin aku salah makan.” gumamnya “Huft!” Syifa menyandarkan tubuhnya untuk istirahat sejenak sebelum melanjutkan langkahnya. Ia bern

