Serangkaian proses pemeriksaan Mala jalani dalam kepatuhan. Diam dan tapi tidak tenang. Di kepalanya banyak hal yang berputar. Bukan karena ia takut dirinya kalah dengan hasil pemeriksaan ini. No, bukan itu. Seribu persen ia yakin karena memang dirinya jujur. Hanya pada Kaisar ia menyerahkan mahkotanya. Saat ini yang ia pikirkan adalah bagaimana dirinya nanti setelah Kaisar mengusirnya. Karena lelaki itu dengan tegas tak ingin menikahinya. 'Salah kamu juga, La. Dia bener, ngapain kamu percaya aja sama janji orang mabuk,' sesalnya dalam hati yang kemudian ia jawab sendiri. 'Karena lo juga mabuk, La. Sesama pemabuk saling percaya dan melakukan hal bodoh. Jadilah lo bakal kayak sampah yang dibuang setelah fungsi lo udah gak lagi,' makinya lagi sambil tersenyum miris. "Kenapa lo?" Te

