Besok Kita Menikah!

1067 Kata

Lampu kelap kelip, musik berdentang kencang juga lautan manusia yang sibuk bergoyang kiri dan kanan. Itulah pemandangan sekeliling Kaisar selama beberapa hari ini. Ia memilih mengambil pekerjaan di luar negeri, sejauh ribuan kilometer, di benua yang berbeda, jelas alasannya untuk menghindar. Asistennya mengabari bila Bravino sudah pulang dan tentu saja Ivy setia mendampingi. Mungkin persis saat dirinya kecelakaan dulu. Senyum tersungging di sudut bibirnya, "Ivy telaten banget ngurusin orang sakit. Sama gue aja gitu, apalagi sama orang yang dia cintai." Kaisar meneguk habis alkohol berwarna coklat di gelasnya. Minuman itulah yang menjadi teman akrabnya akhir-akhir ini. Benda cair itu mampu membuatnya sedikit melupakan sakit hati karena kehilangan orang yang ia cintai. Ego yang sering

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN