Evan terdiam, duduk di ruang keluarga seorang diri, dan menatap layar laptopnya. Sesekali tangannya mengetikkan sesuatu. Setelah menyantap makan malam bersama Evan memutuskan untuk duduk di sana dan menunggu Aruna yang sedang berada di kamar mereka, karena tadi orang tuanya menghubunginya sehingga ia meminta izin pada Evan untuk mengobrol dengan mereka. "Mas" Ia langsung menoleh dan melihat Aruna yang berjalan menghampirinya sambil membawa secangkir minuman. "Maaf, ya, aku buat kamu menunggu lama" Aruna berkata menghentikan langkah dan meletakkan secangkir minuman di atas meja. "Enggak apa-apa kok" Evan menggeleng dan tersenyum. "Bagaimana? Keluarga kamu baik-baik aja kan di sana?" tanyanya mengangkat satu alis. "Iya, mereka baik-baik aja kok" Aruna mengangguk dan duduk di sebelah sua