Gudang itu dipenuhi bau mesiu dan besi berkarat. Bella berdiri terpaku, satu tangan menahan perutnya yang membesar tujuh bulan, melindungi anaknya dari timah panas peluru yang akan menerjang tubuhnya. Matanya spontan terpejam, namun tidak dia rasakan ada benda masuk ke tubuhnya, namun saat ia membuka mata senyuman manis pria yang dicintainya muncul dihadapan Bella. Air mata Bella turun membasahi wajahnya, lelaki yang tersenyum manis roboh di atas tubuhnya. Alden Jhonson. Cinta pertamanya dan ayah dari kedua anak yang ada di dalam kandungannya berhasil menyelamatkan dirinya. "Sayang... buka mata kamu oke?" kata Bella saat merasakan cairan di tangannya yang menahan bobot tubuh Alden. "Aku sayang kamu, Sweety! Jangan menangis ya?" elus Alden pada pipi Bella. Bagaimana dia tidak menang

