58. Pertarungan

1151 Kata

Degh "Ayah… Lirih Arga terkejut, saat mendengar suara ayahnya, dan semakin terkejut saat melihat ayahnya sedang berdiri di ambang pintu dengan senyum sinisnya. Tidak hanya Arga yang terkejut melihat keberadaan Wijaya, tapi Zeva juga tidak tak kalah terkejutnya dari Arga. Yah, orang yang membeli rumah peninggalan Yudda adalah Wijaya. Zeva langsung menggeleng kan kepalanya tidak percaya bahwa rumah peninggalan ayahnya telah dibeli oleh ayah mertuanya sendiri. Tidak tahu apa tujuan Ayah mertuanya membeli rumah sederhana peninggalan ayahnya, karena menurut Zeva, kalau memang Wijaya yang membutuhkan tempat tinggal, tempat tinggal peninggalan ayahnya tidak layak untuk dibeli orang kaya seperti Wijaya. Zeva yakin pasti ada tujuan tertentu di balik pembelian rumah sederhana Yudda. "Apa tujua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN