Beberapa hari kemudian, pukul sebelas lewat lima puluh menit tengah malam... Ellea melirik Adreanne yang tidur dengan nyenyak di ranjang, dengan perlahan ia turun dari ranjang dan berjalan mengendap-endap keluar dari kamar. Di luar ia sudah melihat Tika Damien beserta Ilnox yang sedang menyiapkan kue besar untuk mengejutkan Adreanne. Seperti yang mereka harapkan, sejak kemarin Adreanne seolah tidak sadar jika hari ulang tahunnya semakin dekat. Kemungkinan besar gadis itu lupa. “Dia masih tidur?” tanya Damien pada Ellea. Ellea menganggukkan kepalanya. “Masih tidur dengan nyenyak,” jawabnya pelan. “Kalau begitu ayo kita kejutkan dia! Dua menit lagi jam dua belas tepat!” seru Tika bersemangat. Tahun lalu, mereka melewatkan perayaan ulang tahun Adreanne. Tetapi tahun ini sudah banyak hal y

