116. Kejujuran

1111 Kata

Ilnox kini berada di ruang kerja sang Raja, tentu ia datang atas panggilan dari pemimpin Myrania itu. “Yang Mulia, ada apa anda memanggil saya?” “Apakah Adreanne sudah tahu siapa kalian? Kalian tinggal di rumah lamaku bukan?” tanya Raja Adam. Ilnox menggeleng. “Belum tahu Yang Mulia. Karena ketika Putri menceritakan telah pernah mampir ke istana saya masih kurang percaya jadi saya tidak mengungkapkan siapa saya dan Ellea. Maaf, Yang Mulia.” Raja Adam menghela napas. “Sebentar lagi putriku ulang tahun yang ke dua puluh. Aku ingin memberikannya hadiah yang pantas, bisakah kau memberikannya nanti padanya?” Ilnox tampak berpikir sejenak, permintaan Rajanya bukanlah hal yang sulit. Ia bisa saja hanya tinggal memberikan, tapi menurutnya itu kurang berkesan. “Karena keluarga anda telah tahu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN