Adreanne keluar dari kamat mandi bersama dengan Edrea yang terlihat puas dengan hasil riasannya pada wajah Adreanne. Kini pakaian dan riasan wajah Adreanne sudah terlihat seperti fey lainnya, tidak ada yang akan curiga ketika ada melihat Adreanne nantinya. Seperkian detik, Edzard terlihat terpana dengan penampilan yang tidak biasa dari Adreanne. Dante menyikut lengan Edzard dengan berani dan berdeham menggoda sang Pangeran. “Tutup mulut anda Pangeran, nanti ada yang masuk.” Edzard mendelik langsung ke arah Dante dan melotot menyuruh tangan kanannya itu untuk diam. “Sudah siap?” tanya Edzard. Adreanne mengangguk dengan yakin. “Kalau begitu ayo kita pergi. Jangan sampai ada yang tahu tentang hal ini, kau paham Edrea?” peringat Edzard pada adiknya. “Iya-iya aku mengerti kak. Sudah, san

