Adelard tidak melangkahkan kakinya menuju perpustakaan seperti yang ia katakan pada Adreanne, melainkan ia berjalan menuju taman belakang sekolah yang sepi. Lelaki itu mengeluarkan ponselnya dari saku dan membuka aplikasi kontak. Ia mencari nama Edzard hingga kemudian jari-jarinya mengetikkan sesuatu di layar. Adelard. Nanti sore, aku tunggu di lapangan jalan Matahari. Ada sesuatu yang penting yang harus kau ketahui. Setelah mengirimkan pesan itu, Adelard menyimpan ponselnya kembali dan duduk di kursi taman. Nanti sore, semuanya akan berakhir. Ah, ia jadi tidak sabar melihat kehancuran Edzard. *** Edzard mengeluarkan ponselnya ketika merasakan getaran pada saku celananya. Dahinya mengerut dalam melihat nama kontak yang tertera, sebagai pengirim pesan. Adelard si tukang dendam. Nanti