Pada akhirnya Adreanne mengajak Kenzo dan Revan ke salah satu cafe yang berada di area luar kampus. Ketiganya duduk di tempat yang cukup sepi atas keinginan Revan, karena hjika duduk di tengah-tengah cafe maka pembicaraan mereka pasti akan terdengar oleh yang lain nantinya. “Lo ngapain duduk di sini juga dah? Ke kursi lain dulu sana, gue mau bicara serius sama Rea,” kata Revan yang mengusir Kenzo di depannya. Kenzo hanya mengangkat bahu tidak peduli dan malah tersenyum manis ke arah Adreanne. Gadis itu langsung bergidik ngeri melihat senyuman lelaki itu. Ketidaksukaan Revan terhadap Kenzo dipending sebentar lantaran makanan pesanan mereka telah tiba. “Ini mau makan atau bicara dulu?” tanya Adreanne. “Makan aja dulu, sayang. Lagian gue laper,” sahut Kenzo menyeringai. “Sayang-sayang yo

