Bad Ayah - Part 82b

2089 Kata

Rafael yang awalnya ingin membantah pun mengurungkan niatnya. Kedua pria yang sedang tersambung oleh panggilan telepon itu saling bungkam selama beberapa detik sampai salah satunya kembali membuka suara. "Bang, lo tolong urusin motornya Bapaknya, ya. Alamatnya nanti gue kirim dari chat. Suruh pegawai lo aja, jangan lo sendiri yang turun tangan. Udah malam banget ini. Bahaya," ujar Dewa. "Yang nabrak lo itu bapak-bapak?" tanya Rafael dengan nada ketidakpercayaan dalam suaranya. "Iya. Mungkin lebih tua dikit dari Dad," jawab Dewa. Rafael refleks menganggukkan kepalanya di seberang sana, meskipun ia tahu kalau Dewa nggak akan bisa melihat gerakannya itu. "Oke. Nanti gue yang urus. Keluarga Bapaknya udah lo telepon belum?" tanya Rafael lagi setelah mengiyakan permintaan Dewa sebelumnya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN