[61] Sah!

1906 Kata

"Bang, rombongan Bang Wili udah datang." Dalam hati Genta serasa ditabuh alat genderang perang, gemuruhnya berisik dan mendebarkan. Sementara itu, Lena di dalam kamarnya, dia masih diberi polesan terakhir. Agaknya, semalam dia tak bisa tidur. Menanti-nantikan hari ini datang, tiap detiknya terasa meresahkan. Resah yang sahaja. Tuhan .... Tanpa ada ibu dan ayah, Lena kini menapaki jenjang pernikahan. Namun, ibu dan ayah di sana pasti tahu, bukan? Perihal hari bahagianya. Yang mana malam-malam pingitan Lena, dia rutin memandangi foto-foto masa kecil yang ada ibu dan ayahnya. Melihat video dokumentasi lawas, entah kenapa Lena merindu, jadilah dia banyak-banyak berkomunikasi dengan Tuhan melalui doa agar rasa rindunya tersampaikan kepada orang tua yang sudah lama tiada. Lena meminta aga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN