Bagian 52

1066 Kata

"Sial," maki Desya dengan kesal. Apalagi melihat targetnya kini sudah berdiri sambil menyeringai ke arahnya. "Kamu sengaja mau melemparkan aku kuah panas itu? Kamu tahu tidak, kuah panas itu bisa melukai aku dan beberapa orang yang duduk di belakang meja aku. Aku benar-benar tidak mengerti, kenapa kamu bisa sejahat itu padaku?" Sabrina berkata dengan suara lembut miliknya, meski begitu semua penghuni kantin kini sudah memfokuskan tatapan mereka pada murid baru itu. "Jangan mengatakan omong kosong. Aku tidak sengaja karena kakiku tersandung," ujar Desya mengelak. Ekspresi wajahnya terlihat tenang dan santai. Zaskia bahkan sudah menarik Sabrina untuk lebih mendekat padanya. Jangan tanyakan Syahnaz dan juga Felicia yang kini sudah merapatkan tubuh mereka pada tembok. "Kamu jangan bo

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN