Bab 52

1201 Kata

"Aku mencintaimu, Mas," Mendengar Khalisa mengucapkan kalimat skral itu, membuat rasa sakit di sekujur tubuh Arsen seolah mendapatkan obat paling ampuh yang pernah ada dunia ini. ​Netranya yang sayu menatap Khalisa dengan tatapan yang dalam. Dia sangat ingin membalas kalimat itu dan ingin meraih tangan Khalisa lalu memeluknya erat. Tetapi tubuhnya masih terasa sangat lemah. Dia hanya mempu meneteskan cairan bening dari kedua sudut matanya. Air mata itu akan menjadi saksi bisu betapa mujarabnya kalimat cinta yang telah membuatnya hidup kembali. Kesempatan yang datang kali ini tidak akan pernah dia sia-siakan lagi. “Bunda" Panggil Rega pelan sembari meraih tangan Khalisa. Khalisa menurunkan pandangannya, mengusap lembut kepala sang putra. “Jangan Khawatir, Ayah akan baik-baik saja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN