“Sebenarnya apa yang terjadi antara papa dan Reva? Mengapa dia bisa mengatakan hal seperti itu?” tanya Sabrina ketika dia melihat ayahnya menggeram marah. Seno memutar tubuhnya menjadi ke depan menatap gelas yang masih berisi air di atas meja. Sabrina bisa melihatnya, kalau ayahnya dan Reva memiliki sesuatu. “Papa,” panggilnya. Seno menggeleng cepat. “Papa tidak mengerti dengan Reva, Nak, dia ....” ”Dia menyukai papa. Saby bisa melihatnya, dia ingin sekali menikah dengan papa.” “Tapi papa sama sekali tidak ada niatan untuk menikahinya, Nak. Apalagi, selama ini papa tau bagaimana sikap dia terhadap kamu.” Sabrina lantas memeluk lengan Seno, dan mendaratkan pipinya pada lengan ayahnya. “Saby tidak masalah kalau papa mau menikah lagi, tetapi yang paling penting jangan dengan dia